Damn I,m Completely Late!!

Bangun kesiangan lagi, damn I,m completely late!!. Sebelumnya saya menghiraukan alarm yang berbunyi berulangkali. Ini efek minum bir dan ngobrol ngalor ngidul tadi malam sampai lupa jam sudah menunjukkan pukul 3 dinihari. 

Sleepless hal yang biasa disini. Saya masih sering tertipu dengan waktu. Karena hari yang masih terang, saya dengan santainya singgah di perpustakaan atau jalan kaki dari kampus menuju dormitori. Tiba-tiba tersadar ternyata sudah jam 9 malam. Ini berdampak terhadap perubahan siklus tidur.

Biar terlambat, saya tidak ingin melewatkan sesi ini. Saya mengayuh sepeda dengan kecepatan maksimal. Hasilnya, jarak tempuh dari dorm ke kampus lima menit lebih cepat dari 15 menit waktu normal. Kelas sudah dimulai sekitar lima menit ketika saya memasuki ruangan dengan nafas yang tertahan.

Selain itu, kadang kala saya menikmati bersosialisasi  walaupun mengorbankan waktu tidur. Tidur yang teratur memang perlu, tetapi kesempatan bertukar pikiran dalam suasana santai juga sama perlunya. Lagipula, sebagai sesama mahasiswa asing, cara seperti itu yang paling efektif untuk membuka ruang diskusi dan membangun pertemanan. Pengetahuan juga tidak selamanya sebatas ruang perkuliahan. Anda juga kadangkala perlu penyeimbang. Bersosialisasi terbukti mampu meregangkan saraf-saraf setelah seharian dari kampus. Setidaknya itu yang saya rasakan.

Di akhir penjelaskan tentang konsep hukum perdagangan international dalam konteks hak asasi manusia, sang profesor beralih ke topik presentasi untuk semester ini. Tongam, I know you are interested in this topic, you already said it previously – Saya menduga dia masih ingat komunikasi kami via email  2 tahun lalu sebelum saya mendaftar ke jurusan ini. So, I want you to prepare a presentation as well as to lead the seminar for next week. Hmm, yes, why not!, dengan spontan saya menjawab diikuti tawa dari teman sekelas. 

Usai diskusi empat mata dengan sang professor yang terkenal perfeksionis itu, kini saya mendapat ide yang siap dieksekusi. Saya merasa ini kesempatan bagus. Lagipula ketertarikan dengan dengan isu perdagangan global dan dampaknya terhadap pelanggaran HAM di Indonesia yang melatarbelakangiku memilih kampus ini. Mungkin ini juga layak dikembangkan menjadi riset tesis di semester depan. Singkatnya, maka jadilah aku semakin sibuk minggu ini mencari dalil-dalil akademik untuk disajikan ke hadapan mahasiswa dan dosen yang sama galak dan aktifnya dalam berdiskusi di kelas.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.